Perbincangan Kode

Untukmu Tuanku,

Hai tuan, pagi ini tidak kulihat senyummu yang indah. Kemana senyum itu, Tuan? Adakah yang sedang menggangu pikiranmu sehingga untuk senyum pun kau tak sempat. Tetaplah tersenyum, walaupun rasa sakit sedang menimpamu. Kau tahu, senyum adalah salah satu obat yang dapat menyembuhkan penyakit. Sepertinya kau mulai lupa satu hal, tuan? Setiap rasa sakit punya obat, bukan?

 

Untukmu Nonaku,

Maafkan tuanmu ini yang hari ini tampak murung. Tak menerbitkan senyum. Ada rasa sakit yang sedang aku rasakan, Nona. Rasa sakit itu muncul ketika kau tertawa dengan orang lain.

 

Untukmu Tuanku,

Oh, ternyata aku penyebabnya tuan? Maaf sekali, aku tidak berniat demikian. Kenapa kau tidak mengatakannya padaku? Aku pun juga perlu penjelasan, bukan kode-kode ekspresimu. Aku tak pandai menerjemahkan kode tuan. Katakan padaku, apa inginmu? Biar tak ada salah paham diantara kita.

 

Untukmu Nonaku,

hahahaha, kode? itu yang ingin aku bicarakan denganmu Nona. Kau tak pandai menerjemahkan kode. Lalu, kau anggap aku ini bisa? Para lelaki bukan ahli dalam informatika, Nona. Jika kau menginginkan demikian, kau seharusnya juga harus berlaku demikian.

byiva

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s