Aku tidak tau kemana hatiku sedang berlabuh

Aku tidak tau kemana hatiku harus berlabuh.

Sungguh, rindu ini sangat menyiksaku.

Menggerutu untuk segera bertemu.

Karena kamu telah menyatu dengan darahku­

 

Aku terkadang memahami kamu bukan untukku.

Tapi hatiku terus berkata “kamu”.

 

Harusnya aku memahami diammu.

Untuk segera pergi dari penglihatanmu

Namun aku tetap berdiri.

Untuk sekadar di sampingmu.

 

Aku menyadari aku punya rasa.

Namun aku tidak sadar bahwa kamu tidak punya.

 

Ada orang yang mengatakan bahwa kita ini sama-sama gengsi.

Sama-sama tidak percaya diri.

Terlalu memikirkan sisi negatif.

Padahal hal tersebut belum terjadi.

 

Apakah kamu tau, sulit sekali untuk menahan rindu

Sulit melepaskan separuh hati

Yang sudah melekat di ragaku.

Yang telah tertusuk duri.

Advertisements

One thought on “Aku tidak tau kemana hatiku sedang berlabuh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s