17 Agustus 2018

Sudah saatnya aku melepaskan. Sudah saat nya aku pergi bersama angan. Berharap beribu kalipun kepadamu, tetap saja kamu berpaling. Mungkin aku salah langkah dalam mencintai, mungkin aku salah arah dalam memiliki. Tak seharusnya aku menetapkan hatiku untukmu. Aku harus memilih yang lain untuk kusandarkan hatiku. Aku tau kamu sempurna. Namun aku sangat jauh dari kata … Continue reading 17 Agustus 2018

Advertisements

jangan egois

Jika suatu ketika kamu sangat menyukai dan mencintai seseorang, jangan egois untuk menyebut namanya dalam doamu agar dia menjadi milikmu. cukuplah kamu berdoa untuk kebaikannya. berdoalah seperti ini "kalaupun takdir tidak menyatukan kita, aku hanya ingin kamu diberikan jodoh yang lebih baik dari aku dan aku didekatkan dengan jodohku. biarkanlah pelangi ini tetap menjadi kenangan … Continue reading jangan egois

Aku tidak tau kemana hatiku sedang berlabuh

Aku tidak tau kemana hatiku harus berlabuh. Sungguh, rindu ini sangat menyiksaku. Menggerutu untuk segera bertemu. Karena kamu telah menyatu dengan darahku­   Aku terkadang memahami kamu bukan untukku. Tapi hatiku terus berkata “kamu”.   Harusnya aku memahami diammu. Untuk segera pergi dari penglihatanmu Namun aku tetap berdiri. Untuk sekadar di sampingmu.   Aku menyadari … Continue reading Aku tidak tau kemana hatiku sedang berlabuh

Quote of the day

“Lepaskanlah. Maka besok lusa, jika dia cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. Jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Hei, kisah-kisah cinta di dalam buku itu, di dongeng-dongeng cinta, atau hikayat orang tua, itu semua ada penulisnya. Tetapi kisah cinta … Continue reading Quote of the day

Nona Bertuan

Hai tuan. Masihkah kau menikmati diam. Diam yang tanpa tindakan. Haruskah aku menunggumu tanpa kepastian? Setelah sempat kau ambil hati dan perhatian? Ataukah hanya sebatas permainan yang kau samakan dengan layang2? Maaf. Ini perasaan yang tidak bisa kau permainkan. Kau boleh saja singgah sebentar. Tapi jangan seenak menghilang. Wanita butuh kepastian. Bukan kode sepanjang jalan. … Continue reading Nona Bertuan

Tentang Kamu

Terima kasih untuk kesempatan mengenalmu, Ini adalah salah satu anugrah terbesar hidupku. Cinta memang tidak perlu ditemukan, Cintalah yang akan menemukan kita. Terima kasih. Nasehat lama itu benar sekali, Aku tidak akan menangis karena sesuatu Telah berakhir, tapi aku akan tersenyum Karena sesuatu itu pernah terjadi. Masa lalu. Rasa sakit. Masa depan, Mimpi-mimpi. Semua akan … Continue reading Tentang Kamu

Surat Cinta Untuk Starla

Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena tlah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berpikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah … Continue reading Surat Cinta Untuk Starla

Karya Sastra Periode 70-an “Cerpen Seribu Kunang-kunang di Manhattan”

Kumpulan cerpen ini merupakan karya Umar kayam yang diterbitkan pada tahun 1972 oleh Pustaka jaya terdapat 64 halaman. Salah satu cerpennya berjudul seribu kunang-kunang di Manhattan. Umar kayam lahir di Ngawi, Jawa Timur 30 April 1932. Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, ia melanjutkan ke Universitas Gajah Mada. Kemudian melanjutkan studi ke New York. Kehidupannya di New … Continue reading Karya Sastra Periode 70-an “Cerpen Seribu Kunang-kunang di Manhattan”